Skip to main content

Kuy lah Klik link dibawah, untuk curhat bareng Raiz

Kamu. wahai awan hitamku

Aku tahu sejak aku melihatmu
Melihatmu didalam diriku

Sama seperti yg ku rasakan
Deritamu, kecewamu, tangismu
Bahkan kekesalanmu dengan semua keadaan hidupmu

Namun sesuatu yg tak ku temukan dalam diri ini
Tapi ku temukan dalam dirimu
Kamu wahai awan hitamku

Aku pernah salah jalan
Menempuh dan menentukan pilihan hidup
Hingga menjadikanku berbeda
Berbeda di setiap sudut cerita
Bak bunglon yang berganti warna

Ya .. Akhir-akhir ini berfikir tentang katamu
Kata yang kau ucapkan waktu itu
Waktu bulan hendak pergi dan bintang akan hilang
Saat ku tak mampu menjawab tanyamu
Sedemikian itu

Aku bersyukur akhirnya langit bisa menemukan warnanya sendiri
Langit bisa menjadi warnanya sendiri
Tampa takut komentar bumi
Tampa takut terlihat buruk di hadapan bumi
Yang langit tau hanya ingin menjadi dirinya sendiri untuk awan hitam

Semoga awan hitam tetap ada saat langit berubah
menjadi lebih indah lagi hari ke hari. Aamiin

Athar Al-akhtar~


Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Batasku #2 end

            Dan benar saja, aku akhirnya tiba di batask, dimana perlakuanmu sungguh tak bisa aku tahan lagi, kekejaman macam apa yang berusaha kamu tunjukkan padaku? Sungguh inginkah kamu memperlihatkan kekejaman yang hewan sendiri mugnkin tak tega melakukan itu, tak sanggup melakukan itu. sunnguh sakit luar biasa sakit, bagaimana tidak disaat kamu menduakanku dengan tuduhan kearahku yang aku sendiri tak mampu menelan ludah saat mengetahui itu. ingin menangis rasanya saat aku menceritakan ini. Sunguh aku berada di tiitik terperih seumur hidupku. Perih sangat-sangat perih. Ketika kau menggoreskan tanganku dengan pecahan kata itu lalu kau siram tanganku dengan perasan kulit jeruk yang asamnya tak bisa ku bayangkan. Bisa kamu rasakan bagaimana rasanya? Ketikan air perasan asam itu jatuh di kulit masuk kedalam darah.. aarrghhhhhh membayangkannya saja sangat perih rasanya, bagaimana kalau kamu merasakannya senidir? Pasti lebih sakit d...

Kenapa harus aku yang menjaga jodoh orang?

Sepertinya lagu armada yang berjudul “harusnya aku” semakin marak dikalangan anak muda jaman sekarang, seiring banyaknya mereka yang ditinggalkan tanpa sebab ataupun ditinggalkan dengan sebab memilih untuk hidup bersama orang lain. katanya pilihan sendiri, dan ada juga yang bilang pilihan orang tua. Lantas untuk apa kita jalani kisah bertahun lamanya? Kita berjalan menemani hembusan angin, kehilir, kehulu, kita selalu mengikutinya, kemanapun angin itu membawa kita, suka duka, canda tawa semuanya berkumpul di rumah yang kusebut kenangan. Merancang masa depan, merencanakan pernikahan dan semua yang berkaitan dengan kita. Tapi kenapa jawabmu dia adalah pilihanmu? Kalau saja aku tahu lebih awal bahwa kamu adalah jodoh orang, mungkin kita takkan sejauh ini bukan? Lantas siapa yang tahu akan masa depan? pun tak semudah yang kita bayangkan untuk menjalani hubungan yang bertahun dan menahun. “Menjaga jodoh orang” kata yang tepat untuk kita para korban perjodohan mereka, menjaga, melindun...

kamu yang menghilangkan mereka perlahan

Kamu adalah orang yang membuatku hanya memiliki satu, semua hal yang dulunya ada kini hanya tinggal tentang kamu saja, setiap hari yang kita jalani hanya tentang kamu, seolah aku tak punya kehidupan lain selain kamu. Awalnya kita berjalan selayaknya orang yang saling mengerti keadaan satu sama lain, tak ada yang berbeda antara aku dan teman-temanku maupun kamu dan teman-temanmu, keegoisanmu perlahan muncul seiring waktu. Memang, kita di fasilitasi oleh orang tuamu, fikirmu dengan kemewahan yang ia berikan untukmu bisa menggantikan betapa keringatku untukmu? mengantarmu kesana kemari tanpa henti Mereka sudah lebih dulu dalam hidupku, lantas kenapa aku harus menurutimu dan membuatku jauh dari mereka? Malu, sangat malu rasanya ketika aku bukan siapa-siapa mereka selalu ada, namun ketika aku diberikan segala cinta darimu lantas membuatku lupa akan meraka? Tidak, ini bukanlah hal yang benar, aku tak bisa terus-terusan seperti ini, aku tak bisa terus-terusan menjadikan diriku berbe...