Skip to main content

Kuy lah Klik link dibawah, untuk curhat bareng Raiz

Hujan, menemukan Awan


Kamu adalah awan yang selalu mengiringi hujan turun kebumi, mengantarkan hujan ketempat yang tepat, mengarahkannya menjadi pribadi yang berguna bagi banyak orang. Begitulah kamu membimbingku menuju lebih baik, mengarahkanku menjadi orang yang berguna bagi keluarga dan orang-orang sekitar. Kemuliaanmu adalah tugasku lahir batin, betapa aku ingin menjadi yang terbaik bagimu, menjadi wanita yang selalu kamu idam-idamkan.

Kamu seperti putri malu, mekar lalu mengecut jika diberi sentuhan, bahkan setelah kamu halal bagiku, jangankan seperti muda-mudi sekarang berpacaran dimata khayalak ramai, bergandengan tangan saja kamu tak mau, malu katamu, membuatku tersenyum sendiri melihat tingkahmu. Lucu rasanya melihatmu dulu, orang yang tak tahu cinta-cintaan namun memenangkan hatiku yang sahabatmu sendiri juga menginginkan itu, pun kalau waktu itu kamu tak datang, entahlah aku akan sebahagia ini atau tidak.

Ini adalah cerita tentang dua sahabat yang saling mengejar hati seorang wanita anggun lemah gemulai. seorang lelaki yang sangat familiar dikalangan wanita dan menjadi dambaan banyak wanita dan satu orang lagi adalah lelaki yang bahkan tak pernah mendekati satu wanitapun. Jika cinta berlandaskan pengalaman, mungkin lelaki yang familiar itu yang menjadi pemenang bukan?

Betapa wanita itu tak menyukai sikap lelaki pertama itu, ia datang dengan pertanyaan yang wanita itu tak mengenalnya waktu itu, pesan text yang langsung melontarkan kata mengajak wanita itu pacaran. Bukankah ia sudah kalah disana? Tapi lelaki initak menyerah sampai disitu, yaaah.. dengan banyaknya pengalaman lelaki itu merayu wanita, tentu ia punya seribu satu cara.

Disaat yang sama, lelaki kedua itu juga mendekati wanita dengan cara yang secara pandang mata tak mungkin diterima, biasa saja, pun lelaki itu masih dengan malu-malu mendekatinya. Berboncengan dengan dibatasinya tempat dudukku dengan tasnya yang besar itu. aku bukannya mempermasalahkan kenapa dia membatasi kami, tapi tasnya itu hampir memakan seluruh tempat yang bisa aku duduki, hmmm... singkat cerita wanita itu memilih lelaki yang kedua, kenapa? Karna aku tak melihat alasan dalam dirimu yang bisa membuatku sakit dikemudian hari. Dan kamu yang aku yakini bisa menjaga perasaanku dengan segala keluguanmu.

Sekarang, aku ingin kamu selalu menjadi dirimu sendiri, menjadi orang yang selalu inginku ingat, menjadi orang yang selalu menjagaku dimanapun kamu berada, saat dekat ataupun jauh. Ingin kamu menjadi orang yang selalu membawaku kearah yang lebih baik, menjadi teladan bagi keluarga kita, sekarang maupun nanti, disini maupun disana, disyurga firdaus-Nya. dan aku seperti hujan yang telah menemukan awanya sendiri.

Raiz Muhammad | BR90   

 

 

 

 

 

Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Batasku #2 end

            Dan benar saja, aku akhirnya tiba di batask, dimana perlakuanmu sungguh tak bisa aku tahan lagi, kekejaman macam apa yang berusaha kamu tunjukkan padaku? Sungguh inginkah kamu memperlihatkan kekejaman yang hewan sendiri mugnkin tak tega melakukan itu, tak sanggup melakukan itu. sunnguh sakit luar biasa sakit, bagaimana tidak disaat kamu menduakanku dengan tuduhan kearahku yang aku sendiri tak mampu menelan ludah saat mengetahui itu. ingin menangis rasanya saat aku menceritakan ini. Sunguh aku berada di tiitik terperih seumur hidupku. Perih sangat-sangat perih. Ketika kau menggoreskan tanganku dengan pecahan kata itu lalu kau siram tanganku dengan perasan kulit jeruk yang asamnya tak bisa ku bayangkan. Bisa kamu rasakan bagaimana rasanya? Ketikan air perasan asam itu jatuh di kulit masuk kedalam darah.. aarrghhhhhh membayangkannya saja sangat perih rasanya, bagaimana kalau kamu merasakannya senidir? Pasti lebih sakit d...

Kenapa harus aku yang menjaga jodoh orang?

Sepertinya lagu armada yang berjudul “harusnya aku” semakin marak dikalangan anak muda jaman sekarang, seiring banyaknya mereka yang ditinggalkan tanpa sebab ataupun ditinggalkan dengan sebab memilih untuk hidup bersama orang lain. katanya pilihan sendiri, dan ada juga yang bilang pilihan orang tua. Lantas untuk apa kita jalani kisah bertahun lamanya? Kita berjalan menemani hembusan angin, kehilir, kehulu, kita selalu mengikutinya, kemanapun angin itu membawa kita, suka duka, canda tawa semuanya berkumpul di rumah yang kusebut kenangan. Merancang masa depan, merencanakan pernikahan dan semua yang berkaitan dengan kita. Tapi kenapa jawabmu dia adalah pilihanmu? Kalau saja aku tahu lebih awal bahwa kamu adalah jodoh orang, mungkin kita takkan sejauh ini bukan? Lantas siapa yang tahu akan masa depan? pun tak semudah yang kita bayangkan untuk menjalani hubungan yang bertahun dan menahun. “Menjaga jodoh orang” kata yang tepat untuk kita para korban perjodohan mereka, menjaga, melindun...

kamu yang menghilangkan mereka perlahan

Kamu adalah orang yang membuatku hanya memiliki satu, semua hal yang dulunya ada kini hanya tinggal tentang kamu saja, setiap hari yang kita jalani hanya tentang kamu, seolah aku tak punya kehidupan lain selain kamu. Awalnya kita berjalan selayaknya orang yang saling mengerti keadaan satu sama lain, tak ada yang berbeda antara aku dan teman-temanku maupun kamu dan teman-temanmu, keegoisanmu perlahan muncul seiring waktu. Memang, kita di fasilitasi oleh orang tuamu, fikirmu dengan kemewahan yang ia berikan untukmu bisa menggantikan betapa keringatku untukmu? mengantarmu kesana kemari tanpa henti Mereka sudah lebih dulu dalam hidupku, lantas kenapa aku harus menurutimu dan membuatku jauh dari mereka? Malu, sangat malu rasanya ketika aku bukan siapa-siapa mereka selalu ada, namun ketika aku diberikan segala cinta darimu lantas membuatku lupa akan meraka? Tidak, ini bukanlah hal yang benar, aku tak bisa terus-terusan seperti ini, aku tak bisa terus-terusan menjadikan diriku berbe...