Skip to main content

Kuy lah Klik link dibawah, untuk curhat bareng Raiz

Nun jauh disana


Maukah engkau menunggu dalam keheningan? Menghangatkannya dengan segala doa dan pengharapan, memeluknya dengan kepercayaan. Maukah engkau bersabar dalam kesendirian? Dibalik sunyi yang menemani, seperti nun jauh disana, engkau sulit ku gapai dengan angan sahaja, tak mampu tanganku hadir membelai rambutmu bak benang sutra itu, tak mampu tanganku mengusap air matamu nan berharga itu, dan tak mampu memeluk tubuhmu nan lemah akan dunia itu. Selalu ku kirimkan doa melalui sepertiga malamku, dikala banyaknya pasang mata yang terlelap, aku diam-diam bangun dan mendoakanmu.

Maukah engkau berdiri tegap dalam penantian? Yang akupun tak tahu entah sampai kapan, berdoalah kepada yang maha kuasa, yang maha cinta, pemilik segala cinta, moga dipertemukan-Nya kita dalam pertemuan yang sudah ditetapkan, dalam indahnya sebuah penantian.

Maukah engkah menjaga hatimu untukku? Seperti nun jauh disana, tak bisa ku tahu apa yang tengah dikau lakukan, sangat sulit mataku untuk melihatmu jauh disana. Tugasku, saat ini bukanlah menjagamu, namun memantaskan diri untukmu, memantaskan diri untuk hadir dalam pertemuan yang di pertemukan denganmu kelak, dan akupun percaya, kamu juga sedang memantaskan diri untuk semua itu.

Untukmu, nun yang jauh disana, aku menunggu dengan sejuta cerita.

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa harus aku yang menjaga jodoh orang?

Sepertinya lagu armada yang berjudul “harusnya aku” semakin marak dikalangan anak muda jaman sekarang, seiring banyaknya mereka yang ditinggalkan tanpa sebab ataupun ditinggalkan dengan sebab memilih untuk hidup bersama orang lain. katanya pilihan sendiri, dan ada juga yang bilang pilihan orang tua. Lantas untuk apa kita jalani kisah bertahun lamanya? Kita berjalan menemani hembusan angin, kehilir, kehulu, kita selalu mengikutinya, kemanapun angin itu membawa kita, suka duka, canda tawa semuanya berkumpul di rumah yang kusebut kenangan. Merancang masa depan, merencanakan pernikahan dan semua yang berkaitan dengan kita. Tapi kenapa jawabmu dia adalah pilihanmu? Kalau saja aku tahu lebih awal bahwa kamu adalah jodoh orang, mungkin kita takkan sejauh ini bukan? Lantas siapa yang tahu akan masa depan? pun tak semudah yang kita bayangkan untuk menjalani hubungan yang bertahun dan menahun. “Menjaga jodoh orang” kata yang tepat untuk kita para korban perjodohan mereka, menjaga, melindun...

kamu yang menghilangkan mereka perlahan

Kamu adalah orang yang membuatku hanya memiliki satu, semua hal yang dulunya ada kini hanya tinggal tentang kamu saja, setiap hari yang kita jalani hanya tentang kamu, seolah aku tak punya kehidupan lain selain kamu. Awalnya kita berjalan selayaknya orang yang saling mengerti keadaan satu sama lain, tak ada yang berbeda antara aku dan teman-temanku maupun kamu dan teman-temanmu, keegoisanmu perlahan muncul seiring waktu. Memang, kita di fasilitasi oleh orang tuamu, fikirmu dengan kemewahan yang ia berikan untukmu bisa menggantikan betapa keringatku untukmu? mengantarmu kesana kemari tanpa henti Mereka sudah lebih dulu dalam hidupku, lantas kenapa aku harus menurutimu dan membuatku jauh dari mereka? Malu, sangat malu rasanya ketika aku bukan siapa-siapa mereka selalu ada, namun ketika aku diberikan segala cinta darimu lantas membuatku lupa akan meraka? Tidak, ini bukanlah hal yang benar, aku tak bisa terus-terusan seperti ini, aku tak bisa terus-terusan menjadikan diriku berbe...

Yang dulunya aku sebut cinta #1

Benarkah cinta bisa melakukan segalanya? Disaat mereka yang menyerahkan segalanya demi cinta? Lantas kenap cinta berbuat demikian? Tidak kurasa bukan cinta yang melakukannya. Tapi mereka yang licik dan ingin memanfaatkan cinta sebagai bahan dan alasan mendapatkan segalanya. Aku Aidil, aku orang yang cuek akan cinta. Susah jatuh cinta namun ketika sudah cinta akan susah bagiku untuk melupakan ataupun melepaskan. Bagaimana tidak, kamu yang berkali-kali menyakitiku, menduakan dan mengecewakanku, tapi aku tetap bertahan. Mengapa? Cinta jawabku. Sebesar itukah cintaku? Disaat aku sudah tahu semua keburukanmu malah aku masih bisa berbicara kalau itu adalah cinta? Banyak hal yang aku pungkiri tentang kamu, semuanya aku tepis dengan kata cinta, ya cinta, selalu tentnag cinta dan jawabnya hanya cinta. Kata orang kita tak boleh menyukai seseorang dengan terlalu karna sakitnya pun akan terlalu pula. Iya, namun bahagianya juga sama-sama terlalu. Semenjak awal kita sebenarnya sudah dib...