Jika
kamu ingin menjauh, maka menjauhlah dengan tanpa memberi jejak dihati, dengan
segala amarah yang kamu punya. Bukan aku takut kehilangan, tapi aku takut akan
permusuhan. Jika seandainya kita memang diharuskan demikian, aku hanya ingin
kamu mempercayai satu hal, bahwa aku tak pernah sekalipun membohongimu dengan
cara apapun. Jadi tolong, jangan cabut mahkota (percaya) itu dari diriku. Karna
sungguh tanpa itu, aku akan terus bersedih dalam kesedihan.
Sikapmu
mulai berubah semenjak kejadian itu, adakah kamu mengingatnya? Padahal jauh
sebelum itu, kamulah yang berlari kearahku, tanpa aku suruh, tanpa aku panggil.
Pun jika waktu itu, kamu tak berlari, aku tak akan tahu rasanya dikejar bukan?
Lucu rasanya mengingat masa-masa itu, padahal temanku sangat tertarik akan
semua yang ada di dirimu, seolah dia melihat semua keindahan yang kesemuanya
tertuju kepadamu. Aku merasa kasihan akan kecupuannya itu, menganggap bahwa
wanita tak mungkin mengungkapkan rasa pembuka kata, bolehkah aku bantu? Boleh
ucapnya dengan segenap harap yang ia tanamkan. Sekali lagi aku katakan, bahwa
kamu berlalri kearahku
Bukannya
harusnya kamu melirik pada orang yang meliirikmu juga? Hati tak bisa berbohong,
ucapmu waktu itu, iya sama halnya dengan waktu, ia juga tak bisa berbohong.
Karna waktulah, aku bisa mengenalmu, dan karna waktu juga aku bisa
mengabaikanmu sebelum kembali pada akhirnya. Ada yang aneh pada matamu,
membuatku selalu ingin memandanginya, akupun tak yakin apa, yang jelas itu
menarikku jauh lebih dalam melihat mataku itu. tapi aku tak bisa mebersamaimu,
lantas bagaimana dengan pemujamu yang lebih dulu itu? yang pada awalnya aku
yang ingin membantunya untuk bisa memilikimu. Bukankah cinta itu jahat? Bukan,
aku yang jahat cinta hanya tumbuh karna sikap kita masing-masing, jika aku tak
mengambil sikap mengikuti hasratku, mungkin cinta itu takan terlahir bukan?
Selang
waktu berlalu, aku dan kamu yang dulunya menjadi Kita, kini berubah menjadi
kamu dan aku. Kamu yang bahagia membersamainya, dan aku yang duduk disini
menikmati luka. Jangan membenciku atas apa yang tidak aku lakukan, kenapa tidak
kita selesaikan saja hati ke hati? Atau mulut ke mulut? Kamu hanya pergi,
menjauh tanpa ada kata sedikitpun itu, kesalah pahamanmu itu, seolah hal yang
paling kamu syukuri untuk dijadikan alasan menjauhiku. bukankah itu kurang adil
untuk dirimu sendiri? Aku merasa kasihan padamu, kamu mencari alasan untuk
meninggalkan, tanpa kamu tahu apa yang pernah kamu lakukan untuk mendapatkan.
Sebuah
penjelasan singkat, yang bahkan kamu tak ingin mendengarnya, atau mungkin
memang kamu tak butuh penjelasan? Ya, aku faham sekarang, kamu itu seperti
mereka, tak mendengarkan tapi menyimpulkan, menduga dan terus menerka-nerka.
Hei.. sadarlah, semua itu hanya akan menyakiti dirimu sendiri, keadaan hati yang
semakin lama semakin memburuk jika kamu terus-terusan menanamkan cara itu.
mungkin hanya hanya denganku saja, mungkin sudah banyak juga pohon yang kamu
tebang hanya gara-gara satu ranting yang patah. Bangun lah, hidup tak melulu
tentangmu saja, ada kata dan cerita yang harus kamu dengan dan fahami, bahwa
matamu tak selalu menjelaskan apa yang ingin aku ucapkan dan jelaskan.

kelinci99
ReplyDeleteTogel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
yukk daftar di www.kelinci99.casino