Skip to main content

Kuy lah Klik link dibawah, untuk curhat bareng Raiz

Mungkin berat bagimu, begitu juga denganku





Apakah kamu pernah bertanya bagaimana keadaan hatiku untuk mempercayaimu? Sungguh banyak yang aku pertimbangkan saat ini, bukan hanya tentang perasaanku terhadapmu, tapi juga persetujuan orang tuaku menerimamu, orang tua mana yang mau melihat anaknya sengsara, orang tua mana yang mau menjatuhkan anaknya sendiri? Tentu tidaklah ada yang demikian itu. Tapi bukankah kebahagiaanku, tergantung diriku sendiri? Begitulah kata pujangga yang sedang jatuh cinta, tapi aku berusaha untuk berfikir secara logis, yang tidak menentang akal sehatku sendiri.

Aku pernah berfikir bahwa ucapmu waktu itu hanya sebatas kata belaka, pasalnya kamu datang tiba-tiba lalu menghilang begitu saja, bukankah aku butuh kepastian akan sebuah rasa? Aku tak tahu harus percaya atau tidak tentang sebuah penantian dalam diam yang berbuah dalam, berharap berakhir dengan bahagia. tapi aku memerlukan kata agar tidak berujung sia-sia, bukan untuk siapa-siapa, tapi untukku dan diriku sendiri, agar aku bisa meyakini hati ini untuk tetap setia dan sedia menunggu dikala malam terus merayu.

Dikala keheningan malam itu, kita berbincang dengan sungguh lamanya, membahas hal-hal yang bagiku sendiri merupakan pembahasan yang amat sangat berat untuk dicerna secara nyata. Aku tak tahu harus senang atau tidak akan hal itu, nyatanya aku sedikit takut, takut jika hal itu tak sesuai dengan kita pada akhirnya. Aku tidaklah menekanmu dengan menyuruhmu berjuang dengan keras, melainkan aku juga dengan kerasnya meyakinkan hati, ya...  hatiku dan hati orang tuaku. mungkin itu berat bagimu, begitu juga denganku.

Dibalik jendela yang rapuh dimalam itu, aku memandangi langit hitam kelam yang ada di ujung malam, mulai berfikir tentang hal-hal buruk yang mungkin bisa terjadi diantara kita, kerna aku baru menyadari bahwa betapa banyak pasangan kekasih yang harus berpisah dinegri kita, hanya karena harta dan tahta. Negri ini sungguh kejam dengan segala kebudayaanya yang mengikat, aku begitu takut jika hal ini terjadi pula pada kita, yang ku lihat dari raut wajah meraka saat itu, saatku bertanya kepada mereka tentangmu, ada kata yang tersirat dibalik wajahnya, aku takut itu sebuah lampu merah yang takan berganti kuning apalagi hijau, sungguh terasa sangat jauh dalam dekapanku. Tolong yakinkan aku bahwa kau lah orangnya, aku sungguh tak mampu memikirkan ini semua dengan kesendirian, tolong yakinkan aku bahwa yang aku takutkan itu takan pernah terjadi, bahwa kamu akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat mereka mempercayaimu, hingga nanti akan resmi menjadi milikku dengan cara yang di ridhoi-Nya. Namun, jika ternayata engkau bukanlah jodohku kelak, tolong jangan membenciku dengan segala penyesalanmu.


Karya : Raiz
Request by : IRD96

Comments

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenapa harus aku yang menjaga jodoh orang?

Sepertinya lagu armada yang berjudul “harusnya aku” semakin marak dikalangan anak muda jaman sekarang, seiring banyaknya mereka yang ditinggalkan tanpa sebab ataupun ditinggalkan dengan sebab memilih untuk hidup bersama orang lain. katanya pilihan sendiri, dan ada juga yang bilang pilihan orang tua. Lantas untuk apa kita jalani kisah bertahun lamanya? Kita berjalan menemani hembusan angin, kehilir, kehulu, kita selalu mengikutinya, kemanapun angin itu membawa kita, suka duka, canda tawa semuanya berkumpul di rumah yang kusebut kenangan. Merancang masa depan, merencanakan pernikahan dan semua yang berkaitan dengan kita. Tapi kenapa jawabmu dia adalah pilihanmu? Kalau saja aku tahu lebih awal bahwa kamu adalah jodoh orang, mungkin kita takkan sejauh ini bukan? Lantas siapa yang tahu akan masa depan? pun tak semudah yang kita bayangkan untuk menjalani hubungan yang bertahun dan menahun. “Menjaga jodoh orang” kata yang tepat untuk kita para korban perjodohan mereka, menjaga, melindun...

kamu yang menghilangkan mereka perlahan

Kamu adalah orang yang membuatku hanya memiliki satu, semua hal yang dulunya ada kini hanya tinggal tentang kamu saja, setiap hari yang kita jalani hanya tentang kamu, seolah aku tak punya kehidupan lain selain kamu. Awalnya kita berjalan selayaknya orang yang saling mengerti keadaan satu sama lain, tak ada yang berbeda antara aku dan teman-temanku maupun kamu dan teman-temanmu, keegoisanmu perlahan muncul seiring waktu. Memang, kita di fasilitasi oleh orang tuamu, fikirmu dengan kemewahan yang ia berikan untukmu bisa menggantikan betapa keringatku untukmu? mengantarmu kesana kemari tanpa henti Mereka sudah lebih dulu dalam hidupku, lantas kenapa aku harus menurutimu dan membuatku jauh dari mereka? Malu, sangat malu rasanya ketika aku bukan siapa-siapa mereka selalu ada, namun ketika aku diberikan segala cinta darimu lantas membuatku lupa akan meraka? Tidak, ini bukanlah hal yang benar, aku tak bisa terus-terusan seperti ini, aku tak bisa terus-terusan menjadikan diriku berbe...

Yang dulunya aku sebut cinta #1

Benarkah cinta bisa melakukan segalanya? Disaat mereka yang menyerahkan segalanya demi cinta? Lantas kenap cinta berbuat demikian? Tidak kurasa bukan cinta yang melakukannya. Tapi mereka yang licik dan ingin memanfaatkan cinta sebagai bahan dan alasan mendapatkan segalanya. Aku Aidil, aku orang yang cuek akan cinta. Susah jatuh cinta namun ketika sudah cinta akan susah bagiku untuk melupakan ataupun melepaskan. Bagaimana tidak, kamu yang berkali-kali menyakitiku, menduakan dan mengecewakanku, tapi aku tetap bertahan. Mengapa? Cinta jawabku. Sebesar itukah cintaku? Disaat aku sudah tahu semua keburukanmu malah aku masih bisa berbicara kalau itu adalah cinta? Banyak hal yang aku pungkiri tentang kamu, semuanya aku tepis dengan kata cinta, ya cinta, selalu tentnag cinta dan jawabnya hanya cinta. Kata orang kita tak boleh menyukai seseorang dengan terlalu karna sakitnya pun akan terlalu pula. Iya, namun bahagianya juga sama-sama terlalu. Semenjak awal kita sebenarnya sudah dib...