Dan
benar saja, aku akhirnya tiba di batask, dimana perlakuanmu sungguh tak bisa
aku tahan lagi, kekejaman macam apa yang berusaha kamu tunjukkan padaku?
Sungguh inginkah kamu memperlihatkan kekejaman yang hewan sendiri mugnkin tak
tega melakukan itu, tak sanggup melakukan itu. sunnguh sakit luar biasa sakit,
bagaimana tidak disaat kamu menduakanku dengan tuduhan kearahku yang aku
sendiri tak mampu menelan ludah saat mengetahui itu. ingin menangis rasanya
saat aku menceritakan ini. Sunguh aku berada di tiitik terperih seumur hidupku.
Perih sangat-sangat perih. Ketika kau menggoreskan tanganku dengan pecahan kata
itu lalu kau siram tanganku dengan perasan kulit jeruk yang asamnya tak bisa ku
bayangkan. Bisa kamu rasakan bagaimana rasanya? Ketikan air perasan asam itu
jatuh di kulit masuk kedalam darah.. aarrghhhhhh membayangkannya saja sangat
perih rasanya, bagaimana kalau kamu merasakannya senidir? Pasti lebih sakit
dari apa yang terbayang bukan?
“Mbak?
Mba aidil” seseorang dm ke Ig ku. Tak ku hiraukan lantaran aku sudah tahu kaau
itu adalah selingkuhanmu yang baru. Namanya Yura, pelayan toko di sebuah toko
batik di kota ini. Bagaimana mungkin aku bisa bermimpi disetiap kamu melakukan
kesalahan? Contohnya menduakanku untuk kesekian kalinya.
“Mbak
Aidli”
“Mbak
aidil” sudah beberapa kali dalam seminggu terakhir ini selingkuhanmu
menghubungiku. Aku akhirnya membalasnya dengan penasaran apa yang diinginkan si
bajingan ini.
“ya?
Kenapa ya?”
“mbak
Aidil masih hidup?” rasanya langit akan segera runtuh mendengan mantra itu,
seakan semuanya hancur berantakan, hati yang semulla perlahan sembuh dari
setiap luka yang kau goreskan kini hancur lebur, tak bisa di satukan lagi di
setiap bagiannya. Sebuah pazel yang kehilangan semua kepingnya, takkan lagi
bisa dipersatukan kesemuaannya. Aku memegang kuat dadaku, kurasakan sesak
berkepanjangan, sakit yang teramat. Inilah yang kusebut suatu yang terkejam
yang pernah ku terima.
“hah?
Maksud kamu apa?”
“iya
mbak, soalnya Bima bilang mbak sudah meninggal 1 setengah tahun yang lalu
akibat kanker. Foto-fotonya yang dipajang di sosial medianya dimaksudkan untuk
mengenang kematian mbak yang kini ia rindui” pantas saja saat aku bertanya
padanya waktu itu, katanya dia tak akan mengulangi lagi, takan menduakan ku
lagi, hingga ketika aku suruh ia memasang foto kita beruda. Jadi ini alasanmu
untuk mengelak dari selingkuhanmu itu. hmmm
“kamu
sudah nagapain saja sama dia? Sudah berapa lama kamu sama dia? Aku iseng
bertanya untuk membuktikan seberapa bajingan lelaki ini.
“hmmmmm
gimana ya mbak, kami sudah lama mbak”
“jawab
aja udah,”
“iya
mbak, kami sudah tidur bareng”
Ya
Allah, salah apa aku ini, berkali-kali diduakan, memalsukan kematianku, bahkan
dia sudah meniduri wanita itu. kamu, menghidupi dirimu saja kamu masih belum
bisa, selalu aku yang menopang kehidupanmu disini. Lantas sekarang kau tiduri
wanita itu? biadab. Tak ada kata lain yang lebih halus lagi untukmu dari kata
itu. sungguh.
Aku
bercerita dengan ibumu, yang aku tak bisa lagi bertahan denganmu begini
caranya. Ibumu teru menahanku untuk tidak meninggalkanmu. Bahkan ibumu seorang
wanita mengapa masih ingin aku bertahan setelah wanita ini diperlakukan seperti
itu? aku benar-benar tak habis pikir.
Kamu
mengancamku, mengancam untuk melukai orang tuaku. Sungguh aku tak habis pikir
denganmu, kamu terus-terusan menduakanku, menyakitiku bahkan menganggap aku
sudah tiada di hadapan wanita lain, lantas mengapa masih mempertahankanku?
Bahkan dengan mengancamku sampai seperti itu. masa itu juga masa terburuk dalam
hidupmu mungkin. Bapakmu di PHK pada umur yang sudah tidak produktif lagi untuk
memulai mencari pekerjaan baru lagi, ibumu sakit sakitan ditambah adikmu yang
ingin berkuliah di unversitas yang biyanya tak mungkin murah. Aku ingin sekali
lagi simpati padamu, namun aku sungguh tak ingin terjerumus lagi pada keadaan
yang dulunya aku sebut cinta. Aku sudah berada pada batasku.
Traumaku
berlangsung beberapa bulan kedepan, ancaman demi ancaman terus kau lemparkan,
temanku bilang dia tidak akan berani melukai keluargamu, orang tuamu. Iya, aku
ingin percaya tapi bagaimana jika dia benar-benar nekad melukai mereka. Ya
Allah lindungi mereka. Setiap saat aku mendoakan keselamatan mereka dari lelaki
jahannam itu. setiap saat aku berdoa agar aku benar-benar dijauhkan darinya.
Lambat
laun ia semakin menghilang dari hidupku, sekali lagi aku sudah berada di batas
diaman aku tidak lagi mengingatnya walaupun aku tak kuasa menahan air mata
setiap bercerita tentang ini. Tapi sekarang aku benar-benar lega bisa keluar
dari mimpi terburuk dalam hidupku, yang dulunya aku sebut cinta. Aku bersyukur
dan aku sudah mengikhlasknan semua yang pernah terjadi padaku dulu. Ternyata
tanpa dia aku bebas melakukan apa saja yang aku bisa, melakukan apa saja yang aku
mau, apa saja yang membuat hatiku senang. Aku menyesal pernah menghilangkan
logika dan mendahului hatiku. Cinta telah membutakanku, menutup mataku. Hingga
aku tak lagi bisa membedakan mana cinta dan mana dusta yang berakhir luka.
Namun kini, sekali lagi aku katakan, aku sudah jauh lebih baik, dan lebih baik
lagi.

Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
ReplyDeleteDalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
Yang Ada :
TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
Sekedar Nonton Bola ,
Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
Website Online 24Jam/Setiap Hariny